17 mar 2026 | alat baking
Memilih oven yang tepat adalah langkah penting bagi ibu-ibu yang ingin memulai atau mengembangkan usaha roti-kue rumahan. Oven bukan sekadar alat pemanggang tapi investasi jangka panjang yang menentukan kualitas produk, kecepatan produksi, biaya operasional, dan kenyamanan kerja.
Banyak ibu-ibu bingung: lebih baik oven listrik yang modern atau oven tangkring yang lebih murah dan simpel?
Untuk mendapatkan jawabannya tidak sesederhana hanya berkaitan dengan harga. Masing-masing oven punya karakter, cara kerja, kekuatan, dan kelemahannya sendiri. Supaya nantinya kita tidak menyesal setelah beli, mari kita bahas perbandingan lengkap mulai dari cara kerja, kelebihan-kekurangan, sampai rekomendasi terbaik untuk usaha rumahan. Yuk kita mulai!
1. Oven Listrik
Oven listrik bekerja dengan memanaskan elemen pemanas di bagian atas dan bawah menggunakan sumber tenaga listrik. Suhu dapat diatur dengan sangat akurat melalui thermostat, dan sebagian oven memiliki fitur timer, kipas (convection), serta lampu pengintai.
Berikut Cara kerja oven listrik secara ringkas:
Pertama kita sambungkan colokan ke sumber listrik, kemudian atur suhu sesuai kebutuhan (misal: 180°C). Setelah itu kita atur waktu yang dibutuhkan untuk memanggang (misal : 15 menit).Elemen pemanas akan menyala dan menjaga suhu tetap stabil. Perlu menjadi catatan sebelum loyang dimasukan ke dalam oven, oven dipanaskan terlebih dahulu sampai suhu yang diinginkan tercapai. Oven akan otomatis mempertahankan suhu hingga memanggang selesai. Pada beberapa kasus dibutuhkan memutar loyang untuk mendapatkan panas yang lebih merata.
Oven listrik sangat ideal digunakan untuk ibu-ibu yang ingin hasil panggangan seragam, tanpa harus bolak-balik membuka pintu oven.
2. Oven Tangkring (Oven Kompor)
Oven tangkring adalah oven yang dipanaskan menggunakan kompor gas. Panasnya berasal dari api yang mengenai bagian bawah oven dan naik secara natural ke atas. Oven ini tidak memiliki pengatur suhu otomatis, sehingga pengguna harus mengetahui panas dari pengalaman, pengamatan, atau menggunakan termometer tambahan yang diletakan di dalam oven.
Cara kerja oven tangkring secara ringkas: Letakkan oven di atas kompor gas. Nyalakan api sedang atau kecil. Untuk kebanyakan jenis kompor memerlukan dudukan oven supaya jarak api dengan oven tidak terlalu dekat sehingga produk tidak cepat gosong.Panas naik dari bawah dan menyebar ke seluruh ruang oven. Kita perlu memeriksa suhu secara berkala dan memutar loyang jika diperlukan.
Walaupun terlihat sederhana, oven ini tetap menjadi favorit banyak bakery rumahan karena murah, besar, dan mudah didapatkan.
Jika kita ingin menjual roti, cake atau cookies yang premium dengan mengutamakan hasil seragam rapi, terlihat lebih profesional dan tidak mempermasalahkan harga jual karena penggunaan listrik yang tinggi maka kita bisa menggunakan oven listrik. Oven listrik cocok untuk produk produk yang membutuhkan suhu pemanggangan stabil.
Sementara jika kita baru memulai usaha dengan modal kecil, menjual produk-produk yang tidak sensitif dengan suhu, sering produksi dalam jumlah banyak dan ingin lebih menekan biaya operasional maka lebih cocok menggunakan oven tangkring.
Penulis: Aziz
Artikel Breadpreneur.com
Breadpreneur adalah platform terpercaya belajar Baking Online. Aktif memberikan ilmu dan bimbingan seputar Bakery di Kelas Online sejak tahun 2017.
2017-2023 Copyright by Breadpreneur, All Right Reserved






