19 nov 2025 | ALAT BAKING
Di era sekarang, tren membuat kue dan roti sendiri di rumah semakin digemari dengan alasan lebih hemat, lebih sehat atau ada juga yang ingin memulai usaha. Beberapa produk yang sering dibuat sendiri di rumah antara lain brownies, cake, cookies, roti, hingga pastry. Untuk memulai kegiatan tersebut, seringkali dihadapkan pada pilihan alat baking yang harus dimiliki, salah satunya oven. Apakah memilih menggunakan oven listrik yang serba otomatis atau oven tangkring yang lebih konvensional. Manakah yang bisa menjadi investasi terbaik untuk mengawali aktivitas baking kamu? Yuk, simak pembahasan mengenai oven tangkring vs oven listrik berikut, agar lebih mudah menentukan pilihan oven sesuai kebutuhan kamu.
Oven Tangkring (Sumber : Breadpreneur Indonesia)
Oven Listrik (Sumber : Breadpreneur Indonesia)
Dua alat utama untuk memanggang, yaitu oven tangkring dan oven listrik, sebenarnya punya perbedaan yang cukup jelas dari segi pengertian dan cara kerjanya. Kamu pasti penasaran juga kan, apa sih bedanya oven tangkring dengan oven listrik, dan bagaimana cara kerja masing-masing? Yuk, kita bahas bareng-bareng supaya makin paham!
Oven tangkring adalah salah satu jenis oven yang menggunakan kompor sebagai sumber panas, sehingga sering juga disebut sebagai oven kompor. Cara kerjanya cukup sederhana, yaitu dengan sistem pemanasan langsung dari api yang berada di bagian bawah oven. Beberapa jenis oven tangkring bahkan dilengkapi dengan pemanas tambahan di bagian atas. Api di bawah berfungsi memberikan panas konveksi yang membantu menghangatkan udara di dalam oven secara merata, sedangkan api di atas menghasilkan panas radiasi yang langsung mengenai permukaan makanan. Kombinasi panas ini bisa membuat tekstur makanan jadi lebih garing dan warnanya kecoklatan.
Sedangkan oven listrik, merupakan oven yang menggunakan energi listrik sebagai bahan bakar utama sebagai pembakaran oven dan tenaga listrik sebagai daya utama yang menggerakan heater dan pengendali oven (Isiadi dan Tjahjono, 2010). Elemen pemanas terletak di bagian atas dan di bagian bawah oven yang berfungsi untuk memanaskan ruang dalam oven. Oven listrik juga dilengkapi dengan thermostat dan timer untuk mengatur suhu dan waktu memasak. Kamu bisa mengatur suhu yang diinginkan pada thermostat dan menyalakan oven dengan menghidupkan saklar listrik. Nantinya, energi listrik akan mengalir melalui elemen pemanas dan diubah menjadi energi panas sehingga, memungkinkan makanan untuk matang secara merata.
Sekarang udah tau ya definisi dan cara kerja oven tangkring dan oven listrik itu gimana? Nah, sebelum kamu mutusin mau pakai oven yang mana, yuk kenali dulu keunggulan dan kelemahan dari oven tangkring dan oven listrik supaya kamu bisa pilih mana yang paling cocok sesuai kebutuhanmu.
Oven tangkring biasanya lebih terjangkau harganya, mudah dipakai, tidak membutuhkan listrik, jadi cocok banget buat kamu yang pakai kompor gas atau mau hemat daya. Tapi, kekurangannya, terletak pada akurasi dan kestabilan suhu/suhu oven kadang tidak stabil dan butuh feeling serta latihan supaya hasil panggangannya merata. Fluktuasi suhu ini bisa terjadi karena perubahan besarnya api, angin, dan faktor lingkungan lainnya. Untuk itu penggunaan termometer tambahan sangat direkomendasikan untuk memantau suhu secara akurat dan memastikan hasil panggangan bisa maksimal.
Sementara itu, oven listrik lebih praktis karena suhunya bisa diatur dengan akurat dan hasil panggangannya lebih konsisten. Sayangnya, oven listrik butuh daya listrik cukup besar dan harganya jauh lebih mahal dibandingkan oven tangkring
Setelah kamu tahu definisi, cara kerja, keunggulan dan kelemahan oven tangkring maupun oven listrik, sekarang saatnya kamu pilih yang paling cocok sesuai kebutuhanmu. Kalau kamu baru mulai belajar bikin kue dan ingin yang simpel serta hemat biaya, oven tangkring bisa jadi pilihan pas asal kamu siap sedikit bereksperimen untuk mengatur suhu dan waktu panggang. Tapi kalau kamu ingin hasil yang lebih konsisten, praktis, dan tidak mau repot memantau terus, oven listrik bisa lebih cocok buat kamu. Intinya, sesuaikan saja dengan gaya masak dan budget kamu, karena yang paling penting bukan alatnya, tapi bagaimana kamu bisa nyaman dan enjoy saat memanggang.
Kalau untuk konsumsi pribadi, misal membuat roti atau brownies untuk sajian keluarga di rumah penggunaan oven tangkring ataupun oven listrik masih sangat memungkinkan, tapi kalau untuk bisnis/jualan yang sudah rutin saran kami minimal menggunakan oven gas, atau kalau memang ada budget lebih bisa sekalian menggunakan oven deck. Di kelas online Breadpreneur kamu bisa ikut kursus aneka roti, pastry, dan cookies. Tentunya akan diajarkan resep, teknik, hingga tips-tips penggunaan oven, mulai dari oven tangkring hingga oven deck. Jadi kamu akan lebih mahir dalam menggunakan oven.
Sebagai penutup, baik itu oven tangkring ataupun oven listrik itu sama-sama bisa cocok untuk pemula. Oven listrik unggul dalam hal kemudahan pengaturan suhu dan hasil yang lebih konsisten, sedangkan oven tangkring menawarkan sensasi memanggang yang lebih tradisional dengan harga yang lebih terjangkau. Pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan dan kebiasaan kamu dalam memasak atau memanggang. Jika kamu menginginkan kepraktisan dan hasil yang presisi, oven listrik bisa jadi pilihan yang tepat. Namun, jika kamu lebih menyukai proses yang sederhana dan tidak masalah dengan sedikit penyesuaian manual, oven tangkring tetap bisa diandalkan.
Penulis: Setia
Artikel Breadpreneur.com
Sumber :
- Ahmad. (2021, September). Oven Listrik. Komponen, Cara Kerja, Diagram Kelistrikan Kontrol Loop. (2021,September). Oven Listrik. Komponen, Cara Kerja, Diagram Kelistrikan Kontrol Loop - TPTUMETRO (Diakses tanggal 21 Oktober 2025).
- Istiadi dan Tjahjono, N. (2010). Rancang Bangun Oven Semi Otomatis untuk Mengoptimalkan Pemanggangan Roti pada Home Industri. Jurnal Ilmiah, Widya Teknika, Vol. 18 no. 1.
Breadpreneur adalah platform terpercaya belajar Baking Online. Aktif memberikan ilmu dan bimbingan seputar Bakery di Kelas Online sejak tahun 2017.
2017-2023 Copyright by Breadpreneur, All Right Reserved


